Dirlantas Polda Sumbar


BERITA UMUM NEWS.ID "Satu Media, Beragam Informasi, Mengungkap Fakta "

Advertisement

ADMIN MEDIA
Senin, 19 Oktober 2026

MFCF 2026 Resmi Ditutup Pemko Medan, Kadis Pariwisata Odie Anggia Batubara Dorong Fashion dan Budaya Perkuat Pariwisata




MEDAN – Medan Fashion Culture Festival (MFCF) 2026 resmi ditutup pada Minggu (18/10/2026) di Atrium Sun Plaza, Jalan KH. Zainul Arifin No. 7, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan. Penutupan dilakukan Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Odie Anggia Batubara, mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.

Festival yang memadukan fashion, seni, budaya, dan kreativitas generasi muda tersebut menghadirkan empat kategori perlombaan, yakni Fashion Show, Photography Competition, Reels Competition, dan Fashion Sketch Competition.

Penutupan festival dirangkai dengan pengumuman para pemenang dari setiap kategori. Kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan inovasi di bidang fashion, fotografi, desain busana, serta produksi konten digital.

Odie Anggia: Fashion dan Budaya Bisa Perkuat Pariwisata Medan

Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Odie Anggia Batubara, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan MFCF 2026. Menurutnya, kegiatan yang memadukan fashion dan budaya berpotensi memperkuat daya tarik pariwisata sekaligus mendorong perkembangan industri kreatif di Kota Medan.

Sebagai kota multikultural, Medan memiliki kekayaan tradisi dan keberagaman budaya yang dapat menjadi sumber inspirasi bagi desainer, seniman, dan pelaku industri kreatif.

Perpaduan unsur budaya lokal dengan sentuhan modern dinilai berpeluang melahirkan karya inovatif yang tetap mempertahankan identitas daerah dan memiliki daya saing lebih luas.

Odie menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan generasi muda agar potensi budaya tidak hanya menjadi identitas daerah, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Empat Kategori Kompetisi Wadah Kreativitas Generasi Muda

MFCF 2026 menghadirkan empat kategori kompetisi yang mewadahi beragam potensi di sektor industri kreatif.

Kategori Fashion Show memberikan kesempatan kepada peserta untuk menampilkan busana melalui peragaan yang mengedepankan karakter, kepercayaan diri, dan kreativitas. Sementara itu, Photography Competition menjadi ruang bagi fotografer untuk menghasilkan karya visual yang memiliki nilai artistik.

Pada kategori Reels Competition, peserta ditantang menghasilkan video pendek kreatif untuk memperkenalkan fashion dan budaya melalui media digital. Adapun Fashion Sketch Competition memberikan kesempatan kepada calon desainer untuk menuangkan gagasan dan imajinasi dalam bentuk sketsa rancangan busana.

Keempat kategori tersebut menunjukkan bahwa industri fashion memiliki keterkaitan erat dengan fotografi, desain, teknologi digital, dan promosi budaya.

Pengumuman pemenang menjadi salah satu agenda utama penutupan festival. Selain memberikan apresiasi kepada peserta, kompetisi ini diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk terus mengembangkan kemampuan, memperluas jejaring, dan meningkatkan kualitas karya.

Dorong Ekonomi Kreatif dan Promosi Produk Lokal

Penyelenggaraan MFCF 2026 juga berpotensi menjadi sarana promosi bagi desainer lokal, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta komunitas kreatif di Kota Medan.

Kegiatan yang menggabungkan fashion dan budaya dapat membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal masyarakat lebih luas. Festival semacam ini juga berpotensi mendukung sektor pariwisata melalui penyelenggaraan kegiatan kreatif yang menarik minat masyarakat dan pengunjung.

Namun, dampak ekonomi yang berkelanjutan membutuhkan tindak lanjut berupa pembinaan talenta muda, perluasan akses pemasaran, serta keterlibatan pelaku usaha lokal dalam berbagai kegiatan kreatif.

Dukungan pemerintah dan kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting agar penyelenggaraan festival tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi turut membuka peluang usaha dan meningkatkan daya saing pelaku industri kreatif.

Berakhirnya MFCF 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas budaya, desainer, fotografer, dan generasi muda.

Dengan pengembangan yang berkelanjutan, fashion dan kekayaan budaya diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi promosi pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Medan.

(Syafii)